Caviar Rilis Robot Humanoid Super Mewah, Punya “Skin” Emas
Caviar, perusahaan yang dikenal sering memodifikasi produk teknologi menjadi barang mewah, kembali menghadirkan produk unik. Kali ini, Caviar tidak memermak sebuah gadget atau smartphone, melainkan robot humanoid super mewah bernama Aladdin. Robot yang dimodifikasi ini adalah Unitree G1, robot humanoid buatan Unitree Robotics, perusahaan asal China. Caviar menegaskan bahwa proyek Aladdin bukan ditujukkan untuk pasar massal. Perangkat ini diposisikan sebagai barang koleksieksklusif yang menggabungkan teknologi robotika dengan seni dan simbol budaya.
Caviar, perusahaan yang dikenal sering memodifikasi produk teknologi menjadi barang mewah, kembali menghadirkan produk unik. Kali ini, Caviar tidak memermak sebuah gadget atau smartphone, melainkan robot humanoid super mewah bernama Aladdin. Robot yang dimodifikasi ini adalah Unitree G1, robot humanoid buatan Unitree Robotics, perusahaan asal China. Caviar menegaskan bahwa proyek Aladdin bukan ditujukkan untuk pasar massal. Perangkat ini diposisikan sebagai barang koleksieksklusif yang menggabungkan teknologi robotika dengan seni dan simbol budaya.
Setiap unit dibuat atas permintaan pembeli dan dimodifikasi dengan ornamen buatan tangan, termasuk balutan “pakaian” atau “skin” beraksen emas dan bertatah batu mulia.Dalam keterangannya, Caviar juga memosisikan perangkat Aladdin sebagai robot humanoid mewah pertama yang ada di dunia.
Dari sisi desain, Aladdin mengusung estetika yang terinspirasi dari budaya Arab dan seni budaya Islam. Caviar menyebut desainnya merujuk pada busana tradisional Timur Tengah, seperti chapan dan kaftan. Bagian luar robot ini dimodifikasi dan menggunakan pakaian serba emas. Pakaian tersebut memiliki siluet melengkung serta detail dekoratif yang dirancang menyerupai jubah seremonial yang biasa dikenakan bangsawan Arab pada zaman dulu. Robot humanoid mewah ini juga dijelaskan Caviar sebagai reinterpretasi mitos Aladdin dari kisah “One Thousand and One Nights”.
Dalam konsep ini, sosok Aladdin dimaknai sebagai metafora kecerdasan buatan (AI) yang mampu “menghidupkan” sebuah mesin, alih-alih jin yang keluar dari lampu. Robot ini dirancang untuk membangkitkan gagasan tentang pahlawan era digital, yakni “sosok” yang memperoleh kekuatan bukan lagi dari sihir, tetapi dari kecerdasan dan penguasaan teknologi.
Membership: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6